Clannad Tomoyo Sakagami

Clannad Tomoyo Sakagami 3

Sabtu, 28 April 2018

Dapatkan Rambut Sehat, Pilih Creambath, Hair Mask, atau Hair Spa?



Dapatkan Rambut Sehat, Pilih Creambath, Hair Mask, atau Hair Spa?

VIP BandarQ



VIP BandarQ, Jakarta Rambut merupakan mahkota wanita yang perlu dirawat. Apalagi jika Anda sering menggunakan alat styling rambut, tentu jika tidak dirawat rambut cenderung kering dan rusak.

Saat sering melakukan styling rambut, Anda memerlukan perawatan ekstra untuk menjaganya tetap sehat. Tidak cukup hanya dengan keramas menggunakan sampo dan kondisioner saja.


Sesekali, rambut pun perlu untuk mendapatkan perawatan khusus ke salon. Sesuaikan jenis perawatan rambut dengan apa yang dibutuhkan oleh rambut, seperti beberapa perawatan di bawah ini.


Creambath

Perawatan rambut ini berfungsi untuk melindungi lapisan kutikula. Anda yang pernah mewarnai, meluruskan, atau melakukan pengeritingan rambut, perawatan ini sesuai dengan kebutuhan rambut Anda.


Hair Mask

Perawatan ini bermanfaat untuk memperbaiki kerusakan pada bagian korteks sekaligus memberi nutrisi pada batang rambut. Hair mask bisa digunakan oleh rambut yang sering melakukan styling, pewarnaan, dan kerusakan yang disebabkan oleh sinar UV. Jenis perawatan yang satu ini juga sangat simple dan praktis, karena tidak memerlukan pijatan lembut di kulit kepala, seperti creambath.


Hair Spa

Anda yang memiliki masalah rambut seperti kering dan pecah-pecah, perawatan ini pas untuk dicoba. Krim hair spa biasanya mengandung nutrisi khusus yang dapat membuat rambut terasa lembap.

Bagaimana, sudah tahu jenis perawatan apa yang paling dibutuhkan oleh rambut Anda?


VIP BandarQ

Sakong | BandarPoker | Poker | AduQ | Domino99 | CapsaSusun | BandarQ | Bandar66


Rokok Elektrik Sama Bahayanya dengan Tembakau, Ini 5 Buktinya



Rokok Elektrik Sama Bahayanya dengan Tembakau, Ini 5 Buktinya


VIP BandarQ

VIP BandarQ, Jakarta Sebagian orang di dunia memang memiliki kebiasaan merokok. Meski sadar akan bahayanya, merokok masih menjadi gaya hidup. Hal ini membuat pada awal tahun 2000, muncul inovasi rokok elektrik, yang kabarnya lebih aman dari rokok tembakau. Namun penelitian baru menemukan, rokok elektrik pun berbahaya, karena nikotin dan bahan kimia yang terdapat pada cairan.

Dilansir dari Reader Digest, Jumat (27/4/2018), FDA memperluas pengawasan terhadap peredaran rokok elektrik guna melihat zat yang terkandung pada cairan. Selain itu, hal ini dilakukan guna mengantisipasi agar rokok elektrik tidak jatuh ke tangan anak di bawah umur. Berikut adalah lima bukti bahaya yang ditimbulkan dari rokok elektrik.


1. Menyebabkan masalah jantung

Meski tidak ada kandungan tembakau, rokok elektrik tetap mengandung sejumlah besar nikotin yang berbahaya bagi kesehatan jantung. Direktur Pusat Penelitian dan Inovasi Tembakau di University of Wisconsin, Michael Fiore, MD., nikotin bersifat stimulan yang dapat memicu jantung berdetak lebih cepat dan menyebabkan tekanan darah tinggi.
Lebih buruknya lagi, penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan American Society of Cell tahun 2013, nikotin dapat merusak sel dan memicu penyakit jantung.


2. Mengiritasi mata dan saluran pernapasan

Sebuah studi yang dilakukan oleh Pusat Penelitian dan Pengendalian Tembakau Universitas California-San Francisco tahun 2014 menemukan kandungan formaldehida pada rokok elektrik dapat mengiritasi mata, tenggorokan dan hidung.

Tak hanya itu, peneliti mencatat kandungan propilen glikol pada rokok elektrik pun menyebabkan mengiritasi mata dan saluran pernapasan, yang pada akhirnya membahayakan sistem saraf pusat dan limpa.


Rokok elektrik pun sebabkan kecanduan


3. Melepaskan dopamin, menyebabkan kecanduan

Seperti rokok pada umumnya, nikotin pada rokok elektrik melepaskan dopamin ke seluruh tubuh, sehingga tubuh akan mengalami kecanduan zat tersebut.

Fiore mengatakan nikotin merupakan salah satu zat pada tembakau yang bersikap psikoaktif dan adiktif. Dopamin berperan penting ketika Anda mengalami kecanduan. Hal ini karena ketika menghisap rokok, Anda akan menjadi lebih tenang dan merasakan sensasi kesenangan.


4. Cairan rokok elektrik menjadi racun jika tertelan

Seperti dalam obat apapun, konsumsi nikotin terlalu banyak akan menjadi racun. Cairan rokok elektrik mengandung nikotin dalam kosentrasi tinggi, sehingga ketika tertelan, akan menyebabkan overdosis, bahkan kematian.


5. Berbahaya bagi kesehatan otak

Menurut data dari CDC tahun 2014, sekitar 13 persen siswa sekolah menengah mengaku menggunakan rokok elektrik. Namun demikian, penelitian ini menunjukkan remaja dan anak yang menggunakan perangkat ini akan mengalami masalah serius di otak pada jangka panjang karena kandungan nikotin di dalamnya.

Sebuah studi tahun 2012 menemukan remaja yang mengonsumsi nikotin dapat memiliki ingatan yang buruk dan berisiko besar menyebabkan masalah mental, seperti depresi, serangan panik, dan perilaku antisosial.